Selasa, 01 Januari 2013

Hal-Hal yng merusak kehidupan pelajar muslim


Bismillahirrahmaanirrahiym.

Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya dan kami memohon pertolongan kepada-Nya dan kami memohon ampun kepada-Nya. Dan kami berlindung kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri kami dan dari kesalahan-kesalahan perbuatan kami. Barang siapa yang Allah pimpin dia, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang Allah sesatkan dia, maka tidak ada yang dapat memimpinnya. Dan aku bersaksi bahwa tidak ada satupun tuhan (yang berhak disembah dengan benar) kecuali Allah sendiri yang tidak ada satupun sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan Rasul-Nya.

Amma ba'du,

Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah perkataan Allah dan sebaik-baik pimpinan adalah pimpinan Muhammad Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sejelek-jelek urusan adalah yang diada-adakan, setiap yang diada-adakan adalah bid'ah dan setiap bid'ah itu sesat dan setiap kesesatan itu tempatnya di neraka.

Wahai saudaraku, semoga Allah menjaga kita semua dari kesalahan. Apabila engkau membaca adab pelajar muslim ini dan engkau juga telah mengetahui sebagian dari perangai yang merusaknya, maka ketahuilah bahwa perkara yang paling merusak adab ini adalah:
  1. Menyebarkan rahasia.
  2. Menyitir ucapan suatu kaum lalu disampaikan kepada kaum yang lain.
  3. Kasar dan berlebihan dalam ucapan maupun perbuatan.
  4. Banyak bersenda gurau.
  5. Ikut campur urusan orang lain.
  6. Dengki
  7. Hasad (iri).
  8. Berburuk sangka.
  9. Duduk bersama ahli bid’ah.
  10. Berjalan menuju tempat yang haram.
Jauhilah semua perbuatan tercela ini dan perbuatan-perbuatan  yang semisalnya, dan janganlah engkau melangkahkan kaki menuju ke tempat terlarang, jika engkau melanggar ini maka berarti engkau orang yang lemah agama, tidak berbobot, tukang main-main, ahli ghibah dan ahli namimah, lalu bagaimana mungkin engkau bisa menjadi seorang pelajar yang handal yang mempunyai ilmu serta mampu mengamalkannya?
Semoga Allah meluruskan langkah-langkah kita, dan semoga Dia menganugerahkan semuanya dengan ketakwaan, dan kebaikan duni a dan akhirat. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan Shahabat beliau.

Bakr bin ‘Abdullah Abu Zaid
25/10/1408 H. (Friday 10 June 1988)
Beberapa hal yang disebutkan oleh Syaikh Bakr ini (pada kesepuluh poin diatas) pada dasarnya adalah sebuah cela yang sangat besar, baik bagi penuntut ilmu ataupun orang awam. Adapun tertera link pada poin di atas adalah yang sudah kami berikan penjelasannya. Semoga bermanfaat.

Syarh Hilyah Thalibil 'Ilmi (Syarh Adab & Manfaat menuntut ilmu), Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin, Pustaka Imam Asy-Syafi'i, Maktabah Nurul Huda Cet I 1424 H/2003 M.


(sumber:theabdurr.blogspot.com) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar